
Satukata.co, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan elemen masyarakat guna mengawasi roda pemerintahan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, saat menerima audiensi dari jajaran pengurus organisasi Saatnya Bergerak pada Senin (29/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Helmi menyambut positif kehadiran lembaga Saatnya Bergerak yang kini telah berstatus legal dengan mengantongi akta notaris, serta terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Kesbangpol.
Menurutnya, nama organisasi tersebut mencerminkan kesiapan nyata untuk turun tangan dan bekerja.
“DPRD tentu tidak bisa bekerja sendiri. Apalagi untuk mendapatkan data faktual di lapangan itu tidak semudah yang dibayangkan. Jika teman-teman dari Saatnya Bergerak bisa turun ke lapangan dan menemukan fakta atau data yang merugikan masyarakat, silakan sampaikan kepada kami,” tegas Helmi.
Ia memastikan bahwa setiap temuan yang didukung data lapangan yang valid akan ditindaklanjuti secara kelembagaan oleh DPRD Samarinda.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada kelancaran pembangunan serta kesejahteraan warga Kota Tepian.
Selain membahas pengawasan pembangunan secara umum, pertemuan ini juga mengerucut pada isu krusial di Samarinda, yakni kondisi Sungai Karang Mumus (SKM).
Berkenaan dengan momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup pada 4 Juli mendatang, tim Saatnya Bergerak menjadwalkan agenda peninjauan langsung untuk mengevaluasi kondisi arus dan area fisik sungai tersebut.
Menanggapi rencana itu, Helmi memaparkan bahwa Pemerintah Kota Samarinda saat ini terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat dalam menjalankan program reklamasi SKM.
Meski demikian, ia tidak menampik bahwa upaya tersebut masih membutuhkan penyempurnaan secara berkelanjutan.
“Langkah yang sudah berjalan tentu belum cukup karena masih banyak titik yang perlu dibenahi. Oleh karena itu, kami sangat menantikan kawan-kawan turun melihat langsung ke lapangan, agar bisa merumuskan masukan dan kontribusi apa yang bisa diberikan kepada Pemerintah Kota Samarinda ke depannya,” pungkasnya. (Adv/MF)
