
SatuKata.co, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Agiel Suwarno mengajak PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim Kaltara (Bankaltimtara) untuk meluncurkan program kredit tanpa bunga atau bunga rendah bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di seluruh kabupaten/kota di Kaltim.
Agiel mengatakan, program kredit tanpa bunga ini merupakan salah satu bentuk dukungan Bankaltimtara kepada perekonomian Kaltim, terutama di tengah pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan.
“Kami harap Bankaltimtara bisa menerapkan program kredit tanpa bunga sebagaimana diterapkan di Samarinda dan Kutai Kartanegara. Program ini sangat bermanfaat bagi UMKM yang membutuhkan modal usaha tanpa dibebani bunga tinggi,” kata Agiel saat dihubungi, Kamis.
Agiel menambahkan, program kredit tanpa bunga ini juga bisa menjadi salah satu upaya untuk memantapkan perekonomian Kaltim, terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi pertambangan dan perkebunan cukup besar.
“Di Kutai Timur, Berau, Bontang, kredit tanpa bunga belum ada. Padahal, di sana pertumbuhan ekonomi ditunjang pertambangan dan perkebunan cukup besar. Itu butuh UMKM memenuhi kebutuhan di perkebunan dan pertambangan. Tenaga kerja banyak, kebutuhan pokok dan sebagainya sangat luar biasa,” ujar Agiel.
Agiel juga memberikan contoh beberapa UMKM yang bisa mendapatkan manfaat dari program kredit tanpa bunga ini. Ia mengatakan, UMKM yang membutuhkan peralatan usaha, seperti percetakan, bisa mendapatkan kredit tanpa bunga atau bunga rendah dari Bankaltimtara.
“Pengusaha kecil banyak membutuhkan di daerah. Misalnya, ada pasar di Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur, peredaran uang sampai sehari bisa Rp4-5 miliar. Yang dulunya pasar kecil tapi dikelilingi oleh perkebunan sawit yang penduduknya pekerja banyak, jadi luar biasa,” tuturnya.
Agiel menegaskan bahwa Bankaltimtara tidak melarang memberikan dukungan kepada korporasi besar dengan syarat tertentu. Namun, ia mengharapkan Bankaltimtara juga bisa memberikan kesempatan yang sama kepada UMKM.
“Tapi UMKM juga harus dibantu. Tentu ada nilai tambah kalau jalan bersamaan, dengan begitu semuanya dapat manfaat bersama,” pungkas Agiel.
(MF/Adv)