
Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan melalui beragam program strategis.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru dan perluasan kesempatan belajar bagi siswa menjadi fokus besar pihaknya dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Mulyono, program beasiswa pendidikan tinggi terus berjalan dan terbuka bagi lulusan SMA yang ingin melanjutkan kuliah di berbagai kampus ternama di Indonesia. Kutim bahkan telah mengirimkan sejumlah siswa untuk menempuh pendidikan di universitas besar seperti UI, UGM, dan ITB.
“Kami ingin anak-anak Kutai Timur punya kesempatan yang sama dengan daerah lain untuk bisa bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Tidak hanya bagi siswa, peningkatan kualitas guru juga menjadi prioritas. Disdikbud telah memfasilitasi ratusan guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 dan S2, termasuk lebih dari 300 guru inklusi yang kini diproyeksikan mengisi setiap sekolah di Kutim.
Langkah ini sekaligus memperkuat layanan pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus.
“Kami targetkan semua sekolah memiliki guru inklusi agar tidak ada anak yang tertinggal,” jelasnya.
Selain itu, Disdikbud juga mendorong pemerataan pendidikan agama, termasuk dengan menggerakkan program guru ngaji dan peningkatan pembelajaran keagamaan di sekolah serta lingkungan masyarakat. Program ini berjalan dengan dukungan pemerintah kecamatan hingga desa.
Mulyono menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut bertujuan menciptakan generasi Kutai Timur yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“SDM adalah kunci. Kami membangun dari manusianya, karena itu investasi terbaik bagi masa depan Kutai Timur,” tutupnya.
![]()
