Satukata.co, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa atlet disabilitas yang berlaga di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di Solo, Jawa Tengah. Dalam ajang tersebut, Kaltim menempati peringkat ke-13 nasional dengan perolehan 38 medali: 7 emas, 13 perak, dan 18 perunggu.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta, menyatakan evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekurangan dan mengatasi kendala yang dihadapi atlet di lapangan.
“Kami akan mengkaji semua aspek yang memengaruhi hasil di Peparnas. Ini langkah penting agar persiapan ke depan lebih matang,” ujar Bagus, Jumat (8/11/2024).
Sebagai bagian dari strategi peningkatan prestasi, Dispora Kaltim akan mendorong atlet untuk lebih sering mengikuti kompetisi nasional dan regional. Langkah ini diyakini akan menambah pengalaman bertanding dan memperkuat mental atlet.
“Kami berencana memperbanyak partisipasi di berbagai event agar atlet kami semakin terlatih dan terbiasa dengan atmosfer kompetisi,” tambahnya.
Dispora Kaltim juga akan melibatkan para pelatih dalam proses evaluasi, dengan harapan metode pelatihan dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan atlet.
“Kami ingin pelatih terus mengembangkan strategi pelatihan yang lebih efektif dan sesuai perkembangan terkini,” jelas Bagus.
Dengan evaluasi ini, Dispora Kaltim optimistis dapat memperbaiki prestasi di Peparnas berikutnya dan memperkokoh posisi sebagai provinsi yang berkomitmen mendukung pengembangan olahraga disabilitas secara berkelanjutan. (ADV/Tah)