
Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), tengah menyiapkan rencana pengembangan produk air minum dalam kemasan berbasis sumber mata air alami di Desa Selangkau.
Upaya ini menjadi langkah awal pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menciptakan peluang usaha baru di wilayah pesisir.
Camat Kaliorang, Rusmono, menyampaikan bahwa kualitas air di Desa Selangkau telah melalui pengamatan awal dan dinilai sangat layak untuk dikembangkan menjadi produk konsumsi.
“Air di Selangkau sangat bagus kualitasnya. Kami ingin kelola menjadi produk air kemasan bekerja sama dengan PDAM dan pihak swasta,” ujarnya.
Kolaborasi ini dinilai penting agar proses pengolahan, produksi, hingga pemasaran dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan.
Rencana tersebut saat ini telah diajukan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim dan diharapkan dapat mulai direalisasikan pada tahun mendatang.
Menurut Rusmono, manfaat program tidak hanya terpaku pada penyediaan air bersih, tetapi juga menciptakan ruang partisipasi bagi masyarakat.
“Kalau nanti berjalan, warga bisa ikut terlibat dalam proses produksi dan distribusinya,” katanya.
Ia menambahkan, potensi air bersih di Kaliorang harus dikelola dengan prinsip keberlanjutan agar tetap terjaga dalam jangka panjang. Pemerintah kecamatan memastikan bahwa setiap rencana pengembangan air kemasan akan memperhatikan kelestarian alam, termasuk pengawasan terhadap debit mata air dan lingkungan sekitarnya.
Dengan demikian, inovasi ini diharapkan dapat menjadi sumber ekonomi baru sekaligus menjaga keseimbangan sumber daya lokal.ADV
![]()
