
Satukata.co, Samarinda – Jauh sebelum palu anggaran diketuk, Komisi III DPRD Kota Samarinda telah mengambil langkah untuk mengawal program pembangunan infrastruktur tahun 2027.
Langkah ini dilakukan melalui kunjungan kerja strategis ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda pada Rabu (8/7/2026). Adapun kegiatannya yakni membedah dan menghimpun data kebutuhan pembangunan kota.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan bahwa jemput bola ini krusial agar legislatif memiliki amunisi data yang kuat sebelum berhadapan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Kami ingin saat rapat dengan TAPD nanti, data sudah matang di tangan. Data dari masing-masing bidang di PUPR inilah yang akan menjadi fondasi dasar dalam pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah,” ungkap Deni.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD meminta pemaparan komprehensif terkait capaian kinerja 2025, rencana 2026, hingga proyeksi 2027. Sejauh ini, empat dari lima bidang utama telah memberikan laporannya, yakni Bidang Cipta Karya, Bina Konstruksi, Sumber Daya Air (SDA), dan Tata Ruang.
“Untuk Bidang Bina Marga akan kita agendakan di pertemuan berikutnya karena keterbatasan waktu hari ini,” tambahnya.
Deni menegaskan, pemetaan sejak fase perencanaan ini merupakan harga mati agar alokasi APBD 2027 nantinya benar-benar presisi, efektif, dan menjawab langsung persoalan infrastruktur yang dibutuhkan oleh warga Samarinda. (Adv/MF)
