Kutai Timur – Upaya peningkatan infrastruktur jalan di Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur, mulai memberikan dampak positif bagi aktivitas masyarakat. Camat Telen, Petrus Ivung, menyampaikan bahwa pembukaan serta pelebaran akses jalan telah dilakukan di sejumlah titik, terutama di desa-desa yang selama ini sulit dilalui kendaraan.
Perbaikan tersebut menjadi angin segar bagi warga yang bergantung pada akses transportasi untuk kebutuhan ekonomi maupun layanan publik.
“Dulu badan jalan di Long Noran hanya bisa dilalui satu mobil saja. Sekarang sudah bisa dua sampai tiga mobil berselisih,” ujar Petrus. Ia menjelaskan bahwa pelebaran jalur ini merupakan tahap awal sebelum masuk pada proses pengerasan dan pengaspalan yang ditargetkan dapat terealisasi dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah.
Menurut Petrus, konektivitas merupakan kunci untuk mendorong perkembangan desa terutama di wilayah pedalaman seperti Long Noran, Long Segar, dan Long Melah. Dengan akses transportasi yang lebih baik, pengiriman hasil pertanian menjadi lebih mudah, layanan kesehatan dapat menjangkau warga lebih cepat, dan distribusi logistik berjalan lebih lancar.
Selain itu, peningkatan kualitas jalan diyakini dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat. Sektor pertanian dan perdagangan hasil bumi diperkirakan akan tumbuh lebih cepat karena mobilitas barang dan orang menjadi lebih efisien.
Petrus berharap pembangunan ini terus berlanjut hingga tahap pengaspalan dilakukan secara menyeluruh, sehingga seluruh desa di Telen terhubung dengan baik dan masyarakat memperoleh manfaat jangka panjang dari pembangunan infrastruktur tersebut.ADV