Satukata.co, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal, secara tegas mendesak PT PLN (Persero) untuk segera menyelesaikan gangguan kelistrikan yang memicu pemadaman bergilir di sejumlah wilayah akhir-akhir ini.
Pasalnya, pemadaman tersebut tidak hanya melumpuhkan aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak langsung pada terganggunya distribusi air bersih dari PDAM ke masyarakat.
Joha menjelaskan bahwa operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PDAM sangat bergantung pada pasokan listrik dari PLN. Meskipun pihak PDAM memiliki mesin cadangan (genset) yang dapat digunakan saat terjadi pemadaman, kapasitasnya dinilai tidak memadai untuk menutupi seluruh kebutuhan produksi.
“Kasihan PDAM karena harus mengandalkan genset. Sementara genset tidak mampu mengoperasikan semua peralatan yang dibutuhkan untuk memasok air kepada masyarakat,” ungkap Joha Fajal.
Sebagai salah satu kebutuhan dasar yang sangat memengaruhi pelayanan publik, Joha menilai gangguan listrik ini memberikan efek domino yang merugikan masyarakat.
Selain mendesak percepatan perbaikan, ia juga menyoroti pola komunikasi PLN. Ia meminta agar pihak PLN memberikan informasi yang lebih terbuka dan komprehensif kepada masyarakat mengenai penyebab utama gangguan serta target penyelesaiannya.
Menurutnya, hingga saat ini masyarakat hanya menerima pemberitahuan sebatas adanya kerusakan teknis, tanpa disertai penjelasan rinci mengenai lokasi titik kerusakan maupun progres perbaikannya. Minimnya informasi ini tak pelak memunculkan berbagai spekulasi dan keluhan di tengah masyarakat.
“Kalau memang ada kerusakan, jelaskan apa kerusakannya, di mana lokasinya, dan kapan target selesai. Masyarakat membutuhkan kepastian,” tegas Joha.
Lebih lanjut, DPRD Samarinda sangat berharap agar proses perbaikan infrastruktur kelistrikan ini dapat segera dituntaskan. Dengan normalnya kembali pasokan listrik dari PLN, diharapkan pelayanan publik, khususnya kelancaran distribusi air bersih kepada warga Samarinda, tidak lagi mengalami kendala. (Adv/MF)
Tulis Komentar Mu via Facebook
Visited 1 times, 1 visit(s) today
