Satukata.co, Samarinda – Kurangnya lahan parkir di banyak toko mendapat sorotan serius dari Wakil Ketua Komisi III, Samri Shaputra, yang menganggap hal ini dapat mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya. Samri menyoroti masalah pengusaha yang tidak menyediakan lahan parkir yang memadai. Menurutnya, saat membangun toko, penting untuk memperhatikan alokasi lahan parkir. “Toko-toko seharusnya sudah menyediakan lahan parkir yang memadai, minimal di depan toko,” jelas Samri, Selasa (26/03/2024). Samri menyarankan agar Pemerintah Kota memberlakukan kebijakan yang mewajibkan toko-toko memiliki lahan parkir sebagai syarat untuk mendapatkan izin berjualan. Ia mengingatkan bahwa contoh toko yang memiliki lahan parkir luas seperti Indomart dan Alfamidi menunjukkan…
Penulis: admin
SatuKata.Co, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal, menegaskan pentingnya percepatan proses pembahasan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2002 tentang izin usaha kepariwisataan. Dalam keterangannya, Joha menyampaikan bahwa keputusan terkait perubahan Perda ini masih menunggu arahan dari Kepala Bagian Hukum pemerintah kota. Joha menyoroti peran Kabag Hukum sebagai kunci dalam menentukan apakah perubahan yang diajukan hanya sebagian kecil atau memerlukan pembuatan Perda baru. “Kami akan mengundang semua pihak yang berkepentingan setelah Lebaran untuk memberikan masukan,” ujar Joha. Ia menambahkan bahwa jika perubahan mencapai 50 persen, maka perlu dibuat judul baru untuk Perda tersebut. Legislator dari…
SatuKata.Co, Samarinda – Upaya Kota Samarinda untuk memenuhi target Ruang Terbuka Hijau (RTH) sesuai dengan UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang masih terus berlangsung. Undang-undang tersebut menetapkan bahwa setiap kota harus memiliki RTH minimal 30 persen dari total luas wilayahnya, namun hingga saat ini, Samarinda belum mencapai angka tersebut. Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Markaca, menyatakan keprihatinannya atas pengelolaan RTH yang dinilai belum optimal. “Banyak RTH yang seharusnya dijaga, malah beralih fungsi menjadi area komersial,” ujar Markaca. Markaca menambahkan bahwa perubahan fungsi RTH menjadi area bisnis harus dihentikan secara bertahap, tidak bisa dilakukan sekaligus. Sebagai contoh, ia…
Satukata.co, Samarinda– Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Samarinda masih minim karena banyaknya lahan yang dialihfungsikan. Lahan di Bumi Etam belum memenuhi target sesuai regulasi yang berlaku menurut UU Nomor tentang penataan ruang, yang mana minimal RTH wilayah harus mencapai 30 persen. Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Markaca mengungkapkan pengelolaan RTH di Samarinda masih kurang maksimal dan banyak lahan yang seharusnya bisa digunakan untuk RTH akan tetapi digunakan untuk fungsi lain, salah satunya menjadi tempat bisnis. “Sebagian wilayah RTH seharusnya digunakan untuk keperluan hijau tapi sayangnya malah dialihkan menjadi area bisnis,” kata Markaca, Senin (25/3/2024). Selain itu Markaca menyoroti…
Satukata.Co, Samarinda– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda melakukan evaluasi kinerja KPU dan Bawaslu di Pemilu 2024. Hal ini dilakukan untuk mencegah kekurangan serta terulangnya kesalahan dan hal yang tidak diinginkan pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) yang akan diselenggarakan pada bulan November mendatang. Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal mengatakan DPRD memanggil Kesbangpol, KPU, dan Bawaslu. Untuk melakukan evaluasi Bersama terhadap kinerja mereka atas Pemilu Februari lalu. “Kami melakukan evaluasi terkait pemilu, untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan dan masalah di pemilu besar februari lalu,” ujar Joha di kantor DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Senin (25/3/2024). Ia mengungkapkan salah satu pokok…
Satukata.Co, Samarinda – Masyarakat Kota Tepian seringkali mengeluhkan persoalan air bersih yang menjadi sumber utama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Menanggapi hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda akan segera memanggil direksi PDAM Tirta Kencana untuk membahas yang menjadi keluhan masyarakat. Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Kamaruddin, mengungkapkan bahwa kekeruhan air pasca pembersihan bak penampung merupakan hal yang lumrah. “Namun, perlunya PDAM memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat terkait perawatan bak penampung air dan dampaknya,” ujar Kamaruddin, Senin (25/3/2024). Selain itu, ia menyampaikan bahwa warga sering berbicara tentang kekeruhan air dan keluhan terkait pasokan air yang terputus, menjadi pembicaraan yang…
Satukata.co, Samarinda – Tingginya jumlah lahan parkir yang tidak terkendali dan tidak diawasi oleh Pemerintah Kota Samarinda telah mendorong praktik parkir ilegal oleh tukang parkir yang tidak terdaftar di kawasan tersebut. Menanggapi situasi tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Anhar mengatakan bahwa sebenarnya hal ini dapat menjadi saling menguntungkan. Ia menjelaskan bahwa tidak ada parkir liar karena setiap lahan parkir telah diatur oleh pihak yang mengkoordinir, hanya saja mereka tidak berada dalam kendali langsung Pemkot. “Perlunya sikap hormat dan kepedulian dari pemerintah serta ketajaman dalam melihat situasi ini. Baginya, lahan parkir seharusnya menjadi sumber pendapatan yang signifikan,” katanya. Ia…
SatuKata.Co, Samarinda – Berita mengenai pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp2 juta yang sempat membuat heboh karyawan honorer di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda, akhirnya mendapat penjelasan resmi. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Asli Nuryadin, mengklarifikasi bahwa THR sebesar Rp2 juta tersebut tidak termasuk untuk para guru honorer, melainkan hanya diperuntukkan bagi pegawai kantor yang memiliki Surat Keputusan (SK) dari Pemkot. Pernyataan yang diberikan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam Rapat Paripurna dengan DPRD Samarinda, sempat menimbulkan kesan bahwa semua tenaga honorer akan menerima THR dengan nilai yang sama. Namun, Asli Nuryadin menegaskan bahwa hal tersebut tidak…
Satukata.Co, Samarinda – Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyampaikan keprihatinannya terhadap lonjakan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Ia mengatakan rata-rata 600 ton sampah setiap harinya masuk ke TPA. Novan mengatakan pentingnya solusi jangka panjang terkait volume sampah yang terus bertambah di TPA agar masalah tersebut tidak menjalar dan menimbulkan persoalan yang lebih serius. Menurutnya, luasan lahan yang digunakan untuk menangani sampah selama ini masih kurang, sehingga menyebabkan terhambatnya pengelolaan sampah secara teratur dan berkelanjutan. Novan menyarankan bahwa Pemerintah Kota Samarinda perlu menyediakan area yang cukup luas untuk Tempat Penampungan Sementara (TPS), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu…
Satukata.Co, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menyoroti beberapa sekolah yang berada di daerah rawan bencana. Menurutnya, sekolah seharusnya tidak berada di daerah rawan bencana karena cukup berisiko untuk keamanan dan keselamatan pelajar dan tenaga didik. Sekolah yang berada di daerah rawan bencana diantaranya, SMP Negeri 24 di Jalan Pangeran Suryanata, SD Negeri 001, dan SMP Negeri 40 di Jalan Cendana. Ketiga sekolah tidak memiliki pilihan lain, selain harus beroperasi di lingkungan yang rentan terhadap bencana. Puji menyampaikan keprihatinannya kepada penduduk sekolah yang ada di lingkungan rawan bencana, termasuk SD Negeri 001 dan SMP Negeri…