Penulis: admin

Satukata.co, Samarinda – Intensitas hujan yang hampir turun setiap hari kembali memicu genangan air di sejumlah wilayah Kota Samarinda. Kondisi ini memantik kritik tajam dari kalangan legislatif terkait pola penanganan banjir pemerintah kota yang dinilai belum komprehensif dan masih terkesan tambal sulam. Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Arif Kurniawan, menegaskan bahwa upaya pengendalian banjir tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan drainase atau pelebaran saluran air di titik tertentu. Perencanaan harus dilakukan secara terhubung dari hulu hingga hilir dengan memperhitungkan arah aliran air dan kondisi elevasi wilayah. Jika tidak, infrastruktur yang menelan anggaran besar tersebut tidak akan berfungsi optimal saat curah…

Read More

Satukata.co, Samarinda – Menjelang berakhirnya sejumlah izin tambang batu bara di Kota Samarinda pada 2026 mendatang, wacana mengenai ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal bagi ribuan pekerja tambang di Kalimantan Timur kian mencuat. Langkah transisi menuju ekonomi hijau ini diprediksi akan berdampak pada nasib ribuan tenaga kerja. Namun, DPRD Kota Samarinda memiliki perspektif berbeda dalam melihat skala prioritas ketenagakerjaan di ibu kota Kaltim ini. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menyatakan bahwa isu PHK sektor tambang memang perlu mendapat perhatian, namun hal itu bukanlah masalah yang paling mendesak bagi kesejahteraan sosial Kota Samarinda saat ini. Menurutnya, pekerja…

Read More

Satukata.co, Samarinda – Isu penghapusan tenaga guru honorer pada tahun 2027 sempat memicu keresahan di kalangan tenaga pendidik. Meskipun Kementerian Pendidikan telah mengklarifikasi bahwa kebijakan tersebut lebih kepada perubahan istilah status kepegawaian, DPRD Kota Samarinda tetap memberikan peringatan keras terkait ancaman krisis tenaga pengajar di Kota Tepian. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, secara khusus mempertanyakan kesiapan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Samarinda dalam menambal celah kekurangan guru. Pasalnya, tingkat atrisi atau berkurangnya jumlah tenaga pendidik di Samarinda sangat tinggi setiap tahunnya. “Setiap tahun, kita kehilangan sekitar 150 hingga 200 orang guru karena…

Read More

Satukata.co, Samarinda – Kebijakan Kementerian Pendidikan yang menghapus syarat tes Membaca, Menulis, dan Berhitung (Calistung) untuk masuk Sekolah Dasar (SD) dinilai masih menyisakan masalah besar di tingkat daerah. DPRD Kota Samarinda menyebut kebijakan ini sebagai buah simalakama akibat ketidaksinkronan antara aturan masuk dan kurikulum pelajaran kelas 1 SD. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menyoroti realita di lapangan yang sangat membebani guru maupun siswa. Di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), anak-anak hanya diberikan pengenalan tanpa kewajiban menguasai Calistung. Namun paradoksnya, buku pelajaran untuk kelas 1 SD saat ini sudah berbentuk cerita panjang yang menuntut kemampuan literasi tingkat lanjut.…

Read More

Satukata.co, Samarinda – Persoalan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Samarinda selalu menjadi polemik tahunan yang terus berulang dan membutuhkan penanganan serius. Meskipun Petunjuk Teknis (Juknis) serta kuota daya tampung sekolah negeri telah diatur dengan terperinci, implementasi dan ketaatan aturan di lapangan masih sering menjadi sorotan tajam dari kalangan legislatif. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengungkapkan tingginya keluhan warga, terutama saat masa reses. Banyak orang tua yang mendatangi DPRD atau kediamannya untuk meminta bantuan agar anak mereka diloloskan ke sekolah negeri favorit, meskipun secara aturan tidak memenuhi syarat. “Sebenarnya aturan main dan daya tampungnya sudah…

Read More

Satukata.co, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menjamin tidak akan ada jalur pintas dalam pembuatan peraturan daerah, sekalipun aturan tersebut diusulkan secara mendadak atau di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Samarinda, Kamaruddin, menegaskan bahwa kualitas sebuah regulasi tidak boleh dikorbankan demi kecepatan. Seluruh aturan tambahan tetap wajib melewati proses panjang dan berlapis demi mencegah lahirnya regulasi yang asal jadi. “Semua mekanismenya tetap berjalan seperti biasa. Ada naskah akademik, pembahasan dengan OPD terkait, harmonisasi, hingga nantinya dilakukan uji publik,” ujar Kamaruddin. Kamaruddin menekankan bahwa penyusunan sebuah Peraturan Daerah…

Read More

Satukata.co, Samarinda – Di tengah klaim Pemerintah Pusat bahwa mahalnya tiket pesawat tak terhindarkan akibat krisis global, DPRD Kota Samarinda memilih mengambil langkah antisipatif. Dalam waktu dekat, dewan akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil pihak maskapai, pengelola bandara, dan pemasok avtur untuk menelusuri potensi kendala logistik di tingkat lokal. Bagi daerah, pasrah menunggu redanya krisis global bukanlah satu-satunya pilihan. Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, menegaskan bahwa mahalnya biaya penerbangan telah menciptakan efek domino di ibu kota Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut. Mobilitas warga yang mendesak menjadi terhambat, bahkan efektivitas pelayanan publik dan kegiatan dinas pemerintahan ikut terdampak.…

Read More

Satukata.com, Samrinda – Langkah Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda yang menggelar razia pelajar tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) di sejumlah sekolah mendapat sorotan dari jajaran DPRD Kota Samarinda. Upaya penertiban tersebut dinilai berpotensi menimbulkan polemik jika tidak dilakukan dengan prosedur dan koordinasi yang tepat. Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Adnan Faridhan, menegaskan bahwa penindakan pelanggaran lalu lintas bukanlah kewenangan tunggal Dishub. Oleh karena itu, ia meminta agar setiap razia di lapangan wajib melibatkan aparat kepolisian. “Kalau berbicara soal razia pelanggaran lalu lintas, tentu harus ada pendampingan dari kepolisian karena itu memang ranah mereka,” ujar Adnan kepada awak media. Selain masalah…

Read More

Satukata.co, Samarinda – Rencana pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Jalan di Kota Samarinda mulai mendapat sorotan dari pihak legislatif. DPRD Kota Samarinda secara terbuka mempertanyakan urgensi dari perumusan aturan baru tersebut. Pasalnya, dewan menilai berbagai aspek teknis mengenai pemanfaatan, pengawasan, hingga penindakan di jalan raya sebenarnya telah terakomodasi secara komprehensif melalui sejumlah regulasi yang sudah berlaku saat ini. Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Kamaruddin, menyampaikan pandangannya bahwa pengaturan terkait jalan di kawasan Samarinda selama ini merupakan urusan lintas sektoral yang melibatkan banyak instansi. Oleh karena itu, tata kelolanya dinilai tidak bisa disederhanakan atau dipisahkan hanya ke dalam satu payung…

Read More

Satukata.co, Samarinda – Sorotan tajam pasca-penolakan rancangan peraturan daerah (Raperda) Perumda Varian Niaga oleh DPRD Kota Samarinda memicu perlunya evaluasi mendalam di internal perusahaan. Pihak legislatif menilai Perumda Varian Niaga harus segera melakukan pembenahan strategi bisnis secara menyeluruh agar tidak kembali mengulangi pola usaha masa lalu yang dianggap kurang efektif dan tidak produktif. Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menekankan pentingnya perubahan arah kebijakan usaha yang dijalankan oleh jajaran manajemen perumda. “Manajemen perusahaan daerah sudah saatnya untuk tidak bersikap terlalu ambisius dengan membuka terlalu banyak lini bisnis baru, terutama yang berada di luar kompetensi inti perusahaan,” tutur Iswandi. Sebaliknya,…

Read More